Kamis, 09 April 2020

Diary 30 hari, episode 15


Hari Rabu, berasa domestik lama sekali. Hiks
Apa saya terlalu lama di dapur? 

Memang, biasanya dzuhur saya jadikan batasan untuk pindah ke aktifitas yang lain. Pagi hari, saya fokuskan untuk domestik, membersamai Ara dan diri sendiri. 
Itu pun selalu yang saya tuangkan dalam jurnal harian. Hanya perlu konsisten, konsisten, konsisten. 

Apa saja kegiatannya ?
 ♡ Domestik 
Cuci piring 1 kali sehari, maksimal 2 kali
Cuci baju 2 kali seminggu, maksimal 3 kali
Menyapu dan mengepel, tiap hari
Memasak, tiap hari (ini yang saya jadikan jurnal puasa)
Beberes rumah dan mainan, berkali-kali sehari. Haha
Selebihnya tergantung kebutuhan, jika dirasa perlu dibersihkan atau dibereskan. Dilakukan segera. 

♡ Membersamai Ara
Pagi hari s.d dzuhur
Mandiin Ara dan kembar, sarapan bersama dan menyuapi kembar.
Aktifitas senam bareng, menghafal doa, hijaiyah, angka, huruf (ini masih semaunya Ara, tidak diharuskan) ditambah jadwal main yang sudah dibuat. 1-2 jam saya harus fokus menemani Ara bermain. Jika saya ada kerjaan, saya harus izin terlebih dahulu ke Ara. 

♡ Diri Sendiri
Aerobic, zikir pagi, tilawah, baca buku, bisa menikmati mandi, bisa menikmati makan, minum jamu, bisa menikmati teh hangat. 
Aktifitas-aktifitas ini, cukup membuat saya bersemangat dan bahagia. Karena terkadang mandi dan makan terburu-buru, tidak bisa menikmati teh selagi panas. Hiks

Yes, alhamdulillah.
Untuk aktifitas pagi hari, akhirnya saya punya standar yang harus dipegang. Perjalanan 15 hari membuat jurnal, membantu saya untuk mengelola waktu sesuai dengan fokus saya yaitu manajemen waktu. 

Tinggal meneruskan untuk memanage waktu di siang hari, sore dan malam. Semangaaat.. 
Semoga dipermudah. Aamiin. 

#hari16
#tantangan30hari
#kelaskepompong
#bundacekatan
#institutibuprofesional


Diary 30 hari, episode 14


Alhamdulillah, sudah setengah perjalanan dalam T30. Ternyata masih kesulitan untuk konsisten menulis tiap hari, semangat yang masih naik turun. 

Di tengah kepala yang lagi kliyengan, memaksakan diri untuk menulis khawatir makin hari rapelan kian banyak. Mencoba mengingat dan mengulang memori, apa yang saya kerjakan hari Selasa lalu? 

Yup, ketemu.
Kemarin, saya dan Ara membuat jadwal harian. Jadwal jajan harian, jadwal main bebas dan jadwal aktifitas (ini masih tentative) saya perlu mencari banyak referensi, menyiapkan tenaga dan stok sabar.

Apa saja isinya?
Berhubung tulisan nya sudah di gunting kecil-kecil oleh Ara, hehe. jadi saya pindahkan ke aplikasi sebagai pengingat harian. 
Jeng.. jeng.. jeng..
Inilah dia jadwalnya.. 
Jadwal yang saya buat bersama dan disepakati bersama, berlaku dihari itu juga. 

Alhamdulillah, main dan jajan nya jadi lebih teratur. Jadwal main itu 2 jam sebelum waktu dzuhur, saya harus fokus menemani Ara main sesuai dengan harinya. Sangat receh tetapi ternyata sangat membuat Ara senang.

Begitu pun dengan jajanan. 
Punya permen, coklat, chiki di rumah tetapi bukannya jadwalnya jajan itu, Ara sudah bisa menahan untuk tidak memakannya. 
Masya Allah.. Semoga ini bisa terus bertahan. Aamiin

#hari15
#tantangan30hari
#kelaskepompong
#bundacekatan
#institutibuprofesional



Senin, 06 April 2020

Menambah Jam Terbang di Dapur


Memasuki jurnal puasa Tahap 2.
Saya belum move on ke ranah yang lain.(Masih) bertahan untuk menambah jam terbang di dapur. 

Untuk penilaian pekan ini hampir sama dengan pekan yang lalu. 
Badge Excellent => Jika saya bisa memasak pagi sore dan masakan tersebut habis.
Badge Very Good => Jika saya bisa memasak
Pagi sore dan masih ada makanan yang tersisa. 
Badge Satisfactory => Jika saya hanya sekali masak dalam sehari atau jika kegiatan masak memasak saya dibantu oleh Pak Suami. 
Badge Need Empovement => Jika saya tidak masak sama sekali dan membeli lauk matang di luaran. 

Inilah hasil puasa saya pekan ini. Alhamdulillah, pekan ini beberapa dihiasi dengan badge very good. Untuk seorang saya yang baru 'main' ke dapur ini cukup membahagiakan. 

Selain itu, Saya merasa mulai melek dengan perdapuran. Mulai main ke aplikasi-aplikasi masak, baca-baca via google tentang permasakan : apa itu bumbu merah, kuning dan putih, resep masakan, dan semua yang berbau dapur. *Padahal sebelumnya pernah ikut kuliah whatsapp nya tetapi hidayah belum sampai waktu itu. Hehe
Saya juga mulai memikirkan menu harian, foodpreparation, dan anggaran belanja.
Padahal sebelumnya saya hanya perlu hubungi catering sebelah. Haha

Total 3 pekan menambah jam terbang di dapur karena saya sudah mulai lebih dahulu 1 pekan kemudian ditambah 2 pekan untuk jurnal puasa. Apresiasi untuk diri saya sendiri, ditengah keriweuhan mengurus kembar dan Ara, saya masih berusaha untuk mengubah kebiasaan saya ke arah yang lebih baik. Good job, my self.. 

Pekan depan saya akan move on ke ranah yang lain untuk jurnal puasa. Permasakan ini akan terus saya lanjutkan, walau tidak dibagikan dalam bentuk tulisan seperti ini. Insya Allah tetap menyediakan makanan untuk keluarga hasil 'masak sendiri'. Bismillah.. 

#puasatahap2
#jurnalpuasa
#kelaskepompong
#bundacekatan
#institutibuprofesional

Diary 30 hari, episode 13


Yuhuuuuu.. 
Hari ini sekeluarga bangun kesiangan. Sampai anak-anak pun yang terbiasa bangun menjelang subuh ikut kesiangan. 

Walaupun kesiangan mamak harus tetap waras, kerjakan semua dengan tenang, senang, dan bahagia. Alhamdulillah, domestik pun berjalan dengan lancar. Hanya saja, saya tidak bisa memasak hari ini karena kehabisan stok sayur dikulkas. Belum belanja mingguan ditambah abang sayur yang tak lewat beberapa hari ini. 

Dan memang memulai itu gampang, yang sulit itu konsisten menjalaninya. Seperti beberapa hari ini, saya yang sudah melewatkan senam pagi bersama Ara. 
Juga harus mulai memikirkan lagi, kegiatan apa yang bisa dilakukan dengan Pak Suami dan Triple Arzazu di rumah. Jangan sampai hari-hari terlewat begitu saja tanpa makna. 

Jadilah, semua saya masukkan dalam rencana pekan ini seperti menyusun menu, belanja mingguan, kegiatan dirumah selama seminggu juga ibadah yang harus terus ditingkatkan. Semoga bisa terrealisasi dengan indah. Untuk hari ini B aja, satisfactory masih setia menemani. 

#hari14
#tantangan30hari
#kelaskepompong
#bundacekatan
#institutibuprofesional

Diary 30 hari, episode 12


Setelah kemarin meliburkan diri dari semua kegiatan dan ingin berleyeh-leyeh saja. Ternyata untuk waktu 1 hari saja, saya berasa tidak nyaman karena terbiasa aktifitas dan mikir. Hehe

Ahad pagi sudah sangat produktif.
Domestik hampir rampung semua termasuk masak. Hanya berlauk-pauk kan ikan cue goreng, bakwan jagung, lalapan dan sambal. 
Lahap luar biasa. Ini antara lapar atau emang doyan. Hahaha

Akhir pekan yang ke sekian #dirumahsaja kruntelan dengan anak-anak dan Paksu. Bermain, bercerita, mengobrol, membaca buku, bernyanyi, berjoget, mendengarkan musik. 

Semoga Saya dan Paksu terus semangat, kerjasama menjaga dan membersamai Arzazu, berbagi kebahagiaan. 
Semoga #covid19 ini cepat berakhir, bisa main dan jalan-jalan lagi. Menyambut Ramadhan dengan suka cita dan bahagia. Aamiin *sedangturunhujan*ijabahAllah

#hari13
#tantangan30hari
#kelaskepompong
#bundacekatan
#institutibuprofesional



.


Diary 30 hari, episode 11


Ujian akhir pekan ituuu.. 
Pengennya leyeh-leyeh saja, tidak ada to do list, tidak ada jurnal, tidak ada domestik. Libur semua. Hehe. Sampai T30 yang baru saja di review, jangan sampai ada yang rapel  ternyata harus di rapel beberapa hari. *sedih tapi tak berdarah.. hiks

Hari sabtu berkegiatan apakah saya? 
Yup.. rencana hari sabtu, saya dan Ara akan membuat es krim. Karena es krim yang sebelumnya gagal. 

Mencari referensi via facebook, es krim anti gagal bagi pemula yang cara buat dan bahan nya pun mudah. Yuhuuu.. kita buat es krim bembeng saja. Haha. Bahan utama bembeng dan susu, siapkan juga stik es krimnya. 
Yes, mudah sekali. 

Dan beberapa jam kemudian..
Bahan-bahannya habis di cemil Paksu dan Ara. Wkwkwk.. Sangat memudahkan mamak yang lagi mager tak perlu di bikin es krim lagi. *ups

Sore harinya, Kami beberes tanaman. Berhubung belum punya rumah sendiri tetapi berasa milik sendiri. Kami di minta pemilik kontrakan untuk memindahkan semua tanaman, karena mau di pakai untuk menaruh barang yang lain. 

Kami harus merelakan pohon-pohon yang sedang bertumbuh di pangkas semua dan belum tau harus di pindah kemana, mungkin mencari teman yang mau mengadopsi pohon-pohon itu. Ada pohon mangga, jambu, bidara, tin, cerry, kurma, kelor, dan banyak lagi. Semoga ada yang mau mengadopsi. 

Hufh.. saya masih sematkan satisfactory. 
Apakah hari ahad, akhir pekan sesungguhnya bisa lebih baik ? 
Yuk.. capcusss.. 

#hari12
#tantangan30hari
#kelaskepompong
#bundacekatan
#institutibuprofesional





Jumat, 03 April 2020

Diary 30 hari, episode 10


Alhamdulillah, Tantangan 30 hari sudah masuk di hari ke-11. Mari kita review untuk 10 hari pertama dahulu ya.. 

♡ Untuk badge, saya lebih banyak dengan batch Satisfactory. Jurnal harian yang (masih) harus terus diperbaiki tiap harinya, kandang waktu dan to do list yang kadang melenceng dari yang seharusnya. Perbanyak kegiatan positif lagi.. 
♡ Untuk setoran ke pranala tugas, lebih banyak yang di rapel. Hiks
Ini pun harus diperbaiki lagi di hari-hari selanjutnya. Namanya T30 sebisa mungkin diusahakan untuk kirim setoran harian untuk melatih disiplin, konsisten dan komitmen. 

Sepertinya cukup untuk review 10 hari pertama, yang jelas saya harus terus 'Lebih baik' tiap harinya dan makin banyak kegiatan positif yang dilakukan. 

Kemudian...
Apa yang saya lakukan hari Jumat ini ?

Ibu Profesional telah mencanangkan satu program keren untuk #ibulawancorona yang bisa dijalankan semua ibu. Saya, berusaha untuk mengambil bagian disana sebagai pengurus Ibu Profesional Regional Bekasi dan sebagai individu. 
Apa yang saya lakukan sebagai individu dan seorang Ibu? Saya bisa melakukan #Ibubantuibu dan bisa dimulai sekarang juga..

Hal yang saya lakukan pertama kali.
Saya mengedukasi mamah dan kakak, orang terdekat saya. Dimana mamah yang hampir sama halnya dengan saya, tidak mau tahu perkembangan #covid19 ini agar tetap bisa hidup normal. Saya beritahu dengan mengobrol santai, bagaimana cara karantina di rumah, asupan dan amunisi untuk menambah daya tahan tubuh, bagaimana proses penyebaran virus corona, dan lainnya. Semoga mamah bisa menyampaikannya lagi ke orang-orang terdekat di rumah yaitu Bapak, adik laki-laki beserta istrinya. 
Begitupun dengan kakak perempuan saya, dimana dirumahnya juga memiliki 1 orang balita. Semoga bisa saling menjaga dan berpelukan dalam doa. 

Untuk badge hari ini, saya bisa sematkan very good. Walaupun aktifitas belum sempurna dilakukan. 

#hari11
#tantangan30hari
#kelaskepompong
#bundacekatan
#institutibuprofesional


Jurnal Ramadan Day #21

Jurnal Ramadan  Day #21  Alhamdulillah, pekan terakhir anak-anak masuk sekolah. Butuh usaha ekstra ramadan ini sampai anak-anak ...