Minggu, 29 November 2020

Setengah Perjalanan di Hexagon City


Saat pertama kali muncul notifikasi bahwa hexagon city sudah punya platform media dan komunikasi, saya langsung ikuti semua. Tidak menyangka itu semua akan dimasukkan dalam jurnal kontribusi untuk hexagon city. Platform instagram, Fanpage, Channel Youtube kemudian tambahan dari hexagon city yang baru saja peluncuran yaitu hexalink, hexamarket juga Parade Karya dari semua Co-Housing.

Dari awal adanya hexagon city sudah membuat saya terpukau, kagum dengan semua yang ada didalamnya. Sesuai sekali dengan slogannya yaitu kota produktif, warga kreatif dengan ide-ide yang solutif. 

Dan membayangkan hexagon city kedepan membuat saya merinding, diperkuat dengan ucapan Ibu Walikota saat live Walikota Menyapa bahwa Hexagon City bisa didaftarkan ke Muri sebagai kota virtual pertama. Dan saya termasuk didalamnya walaupun hanya bagian kecil nya saja.  MasyaAllah.. 

♡ Passionate People 
Apakah saya orang yang selalu bergairah saat menjalani hari-hari di Co-Housing ??
Tidak selalu. Hehe
Saya sepakat dengan cara Ibu Septi menyatukan Kami menjadi tim kerja dalam 1 Co-housing itu membuat diri selalu bersemangat. 
Terkadang jika semangat sedang turun melihat teman-teman Co-Housing yg bersemangat, saya pun ikut bersemangat. Saling menularkan semangat dan energi positif

♡ Character Cultivated.
Bagaimana cara saya membangun pondasi untuk berbagi dan melayani ? 
Saya selalu berusaha menjalani tiap peran dengan baik. Saat ini di dalam Co-Housing peran saya lebih banyak sebagai Pembelajar. Menyerap semua ilmu dari tiap teman di Co-Housing dan mengaplikasikan ilmu tersebut.

♡ Habit Power.
Membangun 1 kebiasaan baik itu tidak mudah tapi HARUS dilakukan sesuai komitmen yang sudah disepakati dengan diri sendiri. 

Ditengah hiruk pikuk nya  rumah dengan 3 balita aktif, butuh pengawasan penuh dan tidak boleh lengah sedikit pun. Ditambah dengan habit baru yang ingin saya pelajari. 
Saat ini, saya  berusaha mengikuti tiap ada live FB, live IG atau zoom metting. Dari sini saya bisa mempelajari publik speaking.
Tetapi untuk mengikuti itu semua, saya harus menyusun strategi di rumah. Mengatur jam main, jam tidur anak-anak jadi ketika ada kelas online, saya bisa hadir. Sebelumnya, ini sangat sulit untuk saya. 

♡ Shining 4E
Sampai sekarang saya belum mempraktekkan untuk live. Jika saya berhasil sampai ke tahap ini, excellent.
Jika saya bisa sharing rutin secara live berarti earn. 

Milestone 1 segera di mulai.
Semoga membawa manfaat untuk semua dan sekaligus untuk mengupgrade diri. 
Semangat. 

#hexagoncity
#hexagonia
#contributiontonation
#kuliahbundaproduktif
#institutibuprofesional

Senin, 23 November 2020

Menikmati Aktifitas 4E


Saatnya masuk ke zona E. 
Zona yang kelihatannya mudah namun tidak semudah yang dipikirkan butuh perenungan panjang. Hiks
Sehabis menonton live Ibu, ada kalimat Ibu yang begitu makjleb "Ketika Kita tidak memiliki waktu untuk suatu aktifitas berarti Kita tidak menganggapnya prioritas" 
Yes, saya merasa ini mencakup untuk seluruh aktifitas. Baik sebagai hexagonia maupun di luar hexagonia. Dimana kita belajar lagi untuk menentukan skala prioritas. 

Kemudian, Apa aktifitas yang kita kerjakan termasuk ke dalam 4E ??
Disini, Saya pun merenung lama. Selain sebagai hexagonia, saya adalah seorang istri dan Ibu dari 3 anak balita. Apakah aktifitas yang saya kerjakan tiap hari sudah 4E??
Membuat saya bergairah dan bahagia??
Materi Ibu tentang 4E, benar-benar membuat saya berpikir. Sampai terbawa kedalam Co-Housing. 

Di pekan pertama, Kami di Co-Housing berbagi cerita, keseruan menjadi Hexagonia, mengutarakan nya dengan emoticon. 

Dan itulah yang saya rasakan. 
Pertama kali menjadi hexagonia begitu menggebu-gebu, bersemangat kemudian sekarang semakin berpikir dan merenung.
Semoga hasil perenungan membawa banyak kebaikan. 

Kemudian di Pekan kedua, Kami baru mulai menentukan aktifitas 4E 

Dari semua aktifitas para hexagonia, dapatlah hasil seperti ini :
dan saya memilih aktifitas yang membuat saya enjoy, easy, excellent, earn adalah ketika saya bisa menerapkan ilmu yang saya peroleh dari belajar di Co-Housing, tetap fokus dan on track untuk proyek passion. Mencintai berbagai peran yang saya ambil ketika berada di Co-Housing. Ini membuat saya bersemangat menjalankannya. 

Oya, selama masa 2 minggu ini pun,
Milestone pertama sudah mulai dijalankan. 
Kami sudah mulai Sharing Ilmu dan Belajar di Co Housing. 
Kami baru saja belajar "Cara Pengaplikasian Zoom Meeting" Oleh Mba Rahma Glamindia. 
Seru dan asyik. Sudah ada jadwal lagi untuk Materi Marketplace.. wow.. makin seru kan. 
^-^

#HexagonCity
#ZonaE
#ProjectPassion
#KuliahBundaProduktif
#InstitutIbuProfesional


Senin, 09 November 2020

Siap Untuk Perubahan


Setelah passion to nation kemudian character to nation, sekarang saatnya habit to nation. Membangun kebiasaan baik yang ingin dilakukan selama masa Bunda Produktif ini. 

Butuh waktu untuk mencerna tentang habit ini, Kami di CH-2 bisnis butuh beberapa saat untuk diskusi kemudian mencerna nya, diskusi lagi sampai mendapatkan kesepakatan apa yang ingin dilakukan untuk proyek ini. InsyaAllah, inilah milestone perjalanan proyek yang akan Kami kerjakan untuk 6 bulan ini. 
Setelah sepakat untuk semua milestone ini, diskusi pun dilanjutkan membahas petugas untuk menjalan Milestone 1. Sudah ada keputusan, insyaAllah tinggal finishing dan dijalankan saja. Bismillah. 

Selesai untuk urusan proyek bersama, Masing-masing warga di Co-Housing pun memilih habit apa yang akan dilatih selama 2 pekan ini kemudian mengevaluasinya. 
Saya memilih habit untuk mengasah keterampilan public speaking, sesuai dengan peran yang saya ambil. Saya ingin belajar untuk bisa live, memoderatori acara, host acara saat proyek berlangsung. Jika di evaluasi bisa dibilang "gagal". Habit yang ingin saya bangun tetapi belum konsisten dilakukan setiap hari terkadang saya masih lupa dan rasa percaya diri yang belum muncul. 

Self Evaluation : 

Jika digabungkan dari seluruh warga CH-2 Bisnis maka Kami mendapatkan hasil seperti ini :
Untuk membangun kebiasaan baik memang jalannya tidak mudah, harus dipaksakan diawal. Semangat. 

#hexagoncity
#hexagonia
#habittonation
#kuliahbundaproduktif
#institutibuprofesional





Senin, 26 Oktober 2020

Siap Membangun Karakter


Setelah pekan lalu, Hexagon city dan hexagonia sibuk membangun passion. Pekan ini, Hexagonia akan mulai membangun karakter baik. Dua karakter utama yaitu karakter moral dan karakter kinerja yang harus dimiliki para hexagonia untuk menjalankan proyeknya 6 bulan ini. 

Di hexagon city, Kami belajar untuk bisa bekerja tim, berdiskusi dan menghasilkan keputusan yang disepakati bersama. Hasil yang diperoleh harus berdasarkan kesepakatan bersama bukan individu. Diskusi di Beesmart CH-2 pun berlangsung sangat menyenangkan, menentukan 
boost (Apa saja karakter yang harus ada dalam menjalan proyek kami ini), 
delays (karakter yang bagaimana yang akan memperlambat berjalan nya proyek) dan 
risk (karakter yang merusak dan bisa menghentikan proyek ini) 
Kami hanya butuh waktu 2 jam, 1 jam di hari kamis dan 1 jam di hari jumat. Diskusi "Sersan" serius namun santai. Dari 2 jam itu, Alhamdulillah Kami sudah mendapatkan hasil yang bisa disepakati. 
Versi lengkapnya, bisa dilihat disini

Setelah mendapatkan keputusan, Kami di Co-Housing memilih karakter yang ingin dilatih selama 6 bulan, begitupun dengan saya. 
Disiplin, fokus dan konsistensi berada di 5 urutan teratas bakat saya, secara tidak sadar saya sudah melatih 3 karakter ini. Dan selama 6 bulan di hexagon city ini, saya ingin berlatih membentuk dan membangun karakter Endurance (daya tahan). Belajar untuk tidak mudah goyah, kuat dan bertahan tiap tantangan hadir. Dalam kehidupan didalam dan diluar hexagon city. 
Perjalanan kedepan akan menyenangkan. Saya dan tim di Beesmart CH-2 akan mulai bersiap. Siap membangun Karakter, Bismillah. 

#HexagonCity
#Hexagonia
#CharacterToNation
#KuliahBundaProduktif
#InstitutIbuProfesional

Selasa, 20 Oktober 2020

Lika Liku Perjalanan Bisnis


Apa yang terjadi di Co-Housing 2 Bisnis ketika libur jurnal ??

Yup, di Co-Housing tetap produktif beraliran rasa bercerita tentang perjalanan bisnisnya. Saya yang selalu menjadi tim manjat 
Karena tidak mudah bagi saya untuk mengikuti chat panjang di siang hari. Tetapi ini membuat saya lebih fokus membaca tiap perjalanan bisnis teman-teman di Co-Housing. 

Semua cerita dari teman-teman sungguh menarik, mengandung banyak hikmah yang bisa di ambil. Dan cerita sang leader, Mba Rahmawati Lestari yang paling ngena, makjlebb, terngiang-ngiang untuk saya.
Jatuh bangun nya di bisnis, kerugian, riba sampai sekarang menemukan bisnis kembali. 

Dari teman yang lainnya pun, saya belajar. Bisnis bukan hanya berbicara tentang uang tetapi bagaimana kita terus meningkatkan kapasitas diri, membangun kepercayaan, bekerja sama dengan tim, segudang ilmu bisnis yang harus dipelajari dan lainnya. 
Berasa masih cetek sekali ilmu dan pengalaman tapi ogah-ogahan. Hiks.. 

Membaca semua kisah perjalanan bisnis dari semua teman Co-Housing membuat saya flashback kembali, mengenang perjalanan yang ternyata sudah 10 tahun lalu. 

Saya lebih dulu mengenal bisnis dibanding dengan Ibu Profesional, tempat saya bertemu dan belajar dengan teman Co-Housing ini. 
Semenjak kuliah antara tahun 2008-2010 saya sudah belajar berjualan, menjadi member salah satu produk komestik. Saat itu, whatsapp dan facebook belum booming seperti sekarang. Media yang saya gunakan hanya SMS. Target market hanya sebatas teman sekitaran umur 18-30 tahun. Belum belajar ilmunya hanya karena senang melakukan nya. Lumayan, karena penjualan saya diawal selalu target. Banyak bonus perawatan tubuh & wajah, kosmetik yang saya dapatkan. Tapi ya.. hanya sekedar dapat, tidak dipakai. Hiks
Kemudian, perjalanan bisnis di masa kuliah masih terus berlanjut. Saya kepincut dengan bisnis MLM, bisnis berjualan pulsa dan terus berjejaring. Untuk bisa daftar MLM ini, saya harus menjual handphone Nokia (saya lupa type-nya) dan menggantinya dengan handphone yang biasa saja alias jadul hanya bisa telepon dan sms. *ingetnya berasa nyesek.. 
Ini karena tidak diperbolehkan oleh orangtua saya tetapi saya nekat kepingin daftar. 
Dan.. terbukti apa yang tidak diridhoi orang tua jalannya tidak akan mulus. 
Uang melayang, bisnis tidak jalan, saya hanya menjadi pengoleksi kartu member. 
Saat masa-masa semester akhir, disibukkan Tugas Akhir dan magang. Saya pun berhenti berjualan. 

Entah kekuatan apa, tetapi rasa ingin berbisnis selalu muncul dihidup saya. Eeaa
Setelah bekerja, rasa itu muncul kembali.
Saya dropship produk pakaian, barang dari Bandung. Saya hanya mengiklankan via Facebook ketika ada yang memesan semua dikirim dari Bandung. Bukan hanya baju, saya ikut reseller rujak cireng, sambal, keripik pisang aneka rasa. Banyak sekali..
Dan lebih banyak rugi nya karena lebih banyak di makan sendiri dibanding di jual. Hehe
Tetapi saya selalu senang menjalaninya, kalau di Ibu Profesional istilahnya Selalu berbinar.. 
Semua produk yang saya jual pun, memiliki cerita nya masing-masing.
*saat menulis ini, membuat saya mengingat semua kenangannya kembali.. hiks

Bisnis pun terus berlanjut sampai akhirnya saya menikah.
Saat menikah, Paksu yang sangat menyukai berkebun dan tanaman juga menyukai bisnis.
Tanaman Tin, asal mulanya. Passion paksu yang dibayar dan saya pun mengikuti jejaknya. Alhamdulilah, omset lumayan dari tanaman tin ini karena di tahun 2015-an harga tanaman tin masih cukup bagus. Dari hasil jualan ini, bisa membantu persalinan anak pertama saya, Ara. Bisnis inilah yang masih berjalan sampai sekarang dan insyaAllah terus berkembang. 

Banyak doa terselip di bisnis ini, Semoga Allah meng-ijabahnya satu per satu. Menguatkan ikhtiar dan melangitkan doa.. 

Sekilas cerita perjalanan bisnis saya. Bisnis yang masih remahan rengginang berharap menjadi remahan berlian yang bisa berdampak dan bermanfaat untuk banyak orang. Aamiin. 

#sharingsessionCH-2
#bundaproduktif
#InstitutIbuProfesional

Senin, 19 Oktober 2020

Mari Hidupkan Passion-Mu


Setelah libur sepekan dari per-jurnal-an. Pekan ini, Kita bertemu lagi. Dan perjalanan di hexagon city semakin seru. 

Sekarang, hexagonia sudah masuk ke zona passion. Saatnya menghidupkan passion para hexagonia. Begitupun dengan saya yang berada di co-housing 2 bisnis dan marketing. 
Di pekan ini, ada 2 tugas yang harus dikumpulkan. Tugas individu, hexagonia membuat canvas passion nya. Tugas kelompok bersama teman-teman satu co-housing membuat satu proyek bersama.

Untuk mengisi canvas passion butuh beberapa saat untuk berpikir. Hehe
Dalam bisnis dan marketing, apa yang benar-benar saya jiwai. Dan ketemulah Pemasaran Produk, dalam berjualan memang ini yang membuat saya berbinar. Saat memasarkan produk, saya bisa mengobrol dengan orang-orang walaupun via daring. Itu seperti menghubungkan dengan bakat saya yang senang pendekatan dan komunikasi dengan orang lain. Dan, bisnis yang saya jalankan, saya memfokuskan lagi untuk berjualan Tanaman dan media tanam nya. Semoga dipermudah. Aamiin.
Ide-ide yang saya tuangkan dalam canvas pun seperti impian yang ingin saya wujudkan, aamiin. InsyaAllah.
Bisa memberi pelatihan untuk para Ibu dan memberikan peluang kerja untuk orang lain yang membutuhkan. 

Bagaimana untuk Passion To Nation.. 
Passion yang akan mengantarkan untuk sesuatu yang sangat besar untuk negeri, passion para ibu yang akan merubah dunia. 
Ter..wooow.. sekali saya. 

Awalnya, saya terlambat masuk dan telat ikut diskusi. Membaca dengan seksama semuanya sampai saya bisa mengikuti diskusi dengan lancar, bisa ikut menyumbang masukan untuk proyek yang akan dijalankan, alhamdulillah. Diskusi pun berjalan hampir 2 hari, dari latar belakang para Ibu yang ingin mempelajari seluk beluk Digital Marketing akhirnya Kami mendapatkan 1 proyek yang diberi nama Ngomset dari Sosmed. 
Duh, membayangkan proyek ini sudah excited sekali, karena di proyek ini InsyaAllah akan mengupas tuntas optimasi dan tehnik dalam digital marketing. 

Ingin melihat versi cantik proposal passion Ngomset dari Sosmed, bisa dilihat disini

Semoga semuanya berjalan dengan lancar. 
Kami sebagai tim di CH-2 Bisnis dan Marketing bisa lebih solid, siap berbagi dan melayani untuk warga hexagon city. 

#hexagoncity
#hexagonia
#projectpassion
#kuliahbundaproduktif
#institutibuprofesional

Minggu, 04 Oktober 2020

Saatnya Memilih Walikota Hexagon City


Mereview perjalanan 1 minggu lalu, warga hexagonia diberi sebidang tanah kemudian membangun rumah impian nya masing-masing. Setelah itu, Hexagonia dipersatukan dengan hexagonia lainnya yang memiliki passion yang sama. Alhamdulillah, saya pun telah berkumpul dengan para tetangga di Co-Housing #2 Bisnis dan Marketing. 

Kemudian, Apa yang terjadi di minggu ini? 

Minggu ini, kembali melanjutkan pembangunan struktur kota. Tidak pernah terbayangkan sebelumnya bahwa Hexagonia akan memilih Calon Wali Kota seperti sungguhan. Sangat keren, tidak sanggup berkata-kata. 


Ada 6 kandidat terpilih. 
Awalnya, saya hanya mengenal nama 'Elva Citra Sari' karena berteman di Facebook. Selebihnya saya baru mengenal semua, saat acara 1 jam lebih dekat. 

Saya sangat sepakat dengan apa yang disampaikan mba Endang Prasdianti. Beliau berkali-kali menekankan tentang value komunitas. Bahwa warga hexagonia adalah tingkat paling atas yang harus memegang kuat value komunitas karena sudah lulus matrikulasi, bunda sayang dan bunda cekatan. Selain belajar, kita juga harus berkembang dan berdampak untuk banyak orang dan siap untuk mengambil peran. 

Mba Setiorini pun penampilannya yang selalu memukau. Sangat tepat dengan passion nya public Speaking. Wowww... 
Benar, semua kandidat sangat mengagumkan. Saat berkampanye, live di Facebook Grup, WAG Bunda Produktif Bekasi, saat berArgumen. Semua penampilan nya keren sekali. 

Mba Erni Ari Susanti, saat acara Argumen. Beliau sambil mengASI anaknya tetap semangat mengikuti acara
Mba Elva dan Mba Siwi, tetap semangat join saat Argumen walaupun tersendat sinyal. 
Saya speechless. Berkaca ke diri sendiri, saat kondisi seperti itu, Apakah saya bisa??

Kemudian, saat mba Nani Nurhasanah berkampanye di WAG Bunda Produktif Bekasi. Beliau berbagi pengalamannya tentang manajemen waktu. Semua sangat oke.. 

Intinya, sangat salut dan kagum untuk semua kandidat. Tetapi hati saya sudah memilih ke satu kandidat. 
Semoga pilihan saya terpilih, saat pemilihan umum esok. Hehe. 

#JurnalPekanke-2
#Hexagon
#Hexagoncity
#Bundaproduktifbatch1
#InstitutIbuProfesional







Jurnal Ramadan Day #21

Jurnal Ramadan  Day #21  Alhamdulillah, pekan terakhir anak-anak masuk sekolah. Butuh usaha ekstra ramadan ini sampai anak-anak ...