Senin, 16 Januari 2023

Market Day


Bulan Desember lalu selepas Evaluasi Hasil Belajar semester ganjil, Ara mengadakan market day di sekolahnya. 


Minggu, 15 Januari 2023

JARAK


Ternyata patah hati bukan hanya dirasakan oleh kawula muda. Menjadi mamak-mamak pun bisa merasakan patah hati. Hanya saja patah hati dengan jenis yang berbeda, salah satunya seperti patah hati seorang ibu ketika tidak mampu memenuhi hak anak untuk memberikan pendidikan yang terbaik. Dan itu sedang saya rasakan saat ini. 

Sudah terhitung 4 hari saya merasakan patah hati yang amat dalam, mungkin karena terlalu berharap banyak dan ketika harapan itu pupus, saya amat kecewa. Layaknya patah hati sungguhan, pertama-tama saya terus menangis, lemas tidak bergairah untuk beraktifitas, kemudian mengerjakan semua untuk mengalihkan pikiran dan terakhir saya sakit. Hufh. Semua rasa bercampur jadi satu, jatuh teramat sangat. Sesuatu yang sebelumnya dekat, berpikir bisa di raih menjadi sesuatu yang sangat jauh dari hidup. 

Inhale, exhale.
Serahkan kembali semua urusan hanya kepada Allah. Apa yang terbaik menurut kita, belum tentu itu terbaik pilihan Allah. 
Mencoba mengikhlaskan semua yang sudah terjadi dan bangkit lagi. 
Pasti, Allah selalu menyelipkan hikmah dari setiap peristiwa yang terjadi untuk pelajaran agar lebih siap menghadapi kegagalan di kemudian hari. 

Karena suka dan duka, kegagalan dan keberhasilan, bahagia dan sedih tergantung dari dirimu sendiri. Seberapa dekat jarak keningmu dan tempat sujudmu. 

#30haribercerita
#30hbc2315
#30hbcjarak 

Sabtu, 14 Januari 2023

Menjadi Koordinator Kelas


Koordinator Kelas atau Koordinator Walimurid yang sering disebut dengan Korlas. Saat Ara memulai kehidupan barunya sebagai murid TK, saya pun ikut mengemban amanah baru sebagai Korlas. Ini bukan peran pertama yang saya ambil, sebelum ini banyak peran yang sudah saya jalani lebih dulu. Alhamdulillah ala kulli hal. 
Apa mungkin aura-aura senang berorganisasi, berkomunitas, senang mengurus orang lain terlihat diawal pertemuan?? Hehehe. 
Sampai saya terus berjodoh dengan hal-hal seperti ini, sebagai manajer, leader dan sekarang koordinator walimurid. 

Dari namanya kordinator walimurid berarti sudah bisa dipahami bahwa tugasnya adalah mengkoordinir walimurid untuk berbagai situasi dan kegiatan. Kelihatannya mudah ya? 
Tetapi setelah dijalani, ya lumayanlah menguji adrenalin. Hehehe

Ditengah repotnya mengurus Ara dan kembar, rumah dan pekerjaan daring lainnya, saya juga harus membagi waktu untuk mendampingi para walimurid beserta anak-anaknya, menghubungkan guru dan walimurid agar informasi sekolah bisa diterima secara lengkap dan detail, juga mengatur para walimurid jika ada kegiatan di sekolah. Saya happy melakukannya, mungkin karena bawaan bakat dominan yang senang mengurus dan mengayomi orang lain. 

Setiap mengambil peran, saya pun selalu berusaha mengambil program baik itu harian, mingguan atau bulanan. Saya berharap program yang saya buat bisa bermanfaat dan menginspirasi untuk orang lain. Setelah saya selesai dari peran saya pun orang yang bisa melanjutkannya bisa mengikuti atau memodifikasi dari program yang ada. Semoga bisa menjadi ladang kebaikan dan pemberat timbangan di akhiran kelak. Aamiin. 

Suka dan duka menjadi Korlas ? 
Saya rasa lebih banyak suka nya. InsyaAllah. 
1. Hubungan dengan guru lebih baik
2. Memiliki kontak seluruh wali murid. Kontak kita pun di simpan oleh wali murid.
3. Menjadi teman sharing para walimurid 
4. Informasi tentang sekolah bisa diketahui lebih dulu dibanding wali murid lainnya. 

Dukanya, ketika minim respon dari walimurid saat diskusi padahal butuh keputusan cepat. Tapi itu menjadi tantangan sendiri.

So, minat jadi Korlas ?? ^_^

#30haribercerita
#30hbc2314
#day14 


Jumat, 13 Januari 2023

PORSENI


Pekan Olahraga dan Seni atau lebih dikenal dengan singkatannya Porseni. Kegiatan ini baru saja saya ketahui setelah mempunyai anak sekolah. Hehehe
Sebelumnya, walaupun banyak anak tetangga yang biasa wara wiri latihan senam, latihan menari, latihan melukis dan sebagainya. Saya hanya berpikir untuk lomba antar TK. 
Tidak pernah terpikir tentang porseni ini. Perlombaan yang diadakan serentak untuk seluruh sekolah yang berada dalam 1 gugus sebagai sarana silaturahim antar guru, sekolah, pengawas, anak-anak, wali murid dan lainnya. 

Porseni juga merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan sekolah, dalam upaya melihat perkembangan motorik anak dan sebagai sarana edukasi luar ruang. Mengedukasi dengan cara menyenangkan, anak bisa mengenal berbagai cabang olahraga dan kesenian. 

Kali ini, sekolah Ara hanya mengikuti 2 perlombaan, lomba mewarnai dan lomba lompat simpai. Bersyukur masih bisa mengikuti lomba walaupun sudah di urutan-urutan terakhir. Ini akan menjadi kenangan manis untuk anak-anak, ketika lokasi acara yang tidak jauh dari sekolah tetapi perjalanannya hampir 1 jam karena macet. Hehehe
Bersyukurnya lagi anak-anak masih memperoleh juara untuk lompat simpai. Barakallah anak salih-salihah. 


Saat ini saya belum tahu, apa Porseni juga ada untuk tingkat Sekolah Dasar atau lanjutan. Tidak mau mencari tahu sampai saya merasakannya sendiri. Karena zaman saya bersekolah dahulu belum ada kegiatan seperti ini atau saya yang sudah lupa. Hehhe


Teruslah warnai kisah-kisah yang hadir di kehidupan dengan banyak warna. Sampai Ara menemukan warna yang sesuai dan membuat kehidupan Ara berwarna dan lebih bermakna. 

InsyaAllah, Bunda siap mengabadikan setiap momen itu dalam foto dan tulisan. Kelak, Ara bisa lihat dan baca semua. ^_^

#30haribercerita
#30hbc2313
#day13 




Kamis, 12 Januari 2023

Haji Kecil, Part 2


Masih lanjut cerita tentang Ara dengan Manasik Hajinya. Selain 2 poin kemarin masih banyak pengalaman baru yang belum pernah Ia lakukan sebelumnya. Setelah berpakaian ihram dan wukuf, selanjutnya :

3. Menuju Masjidil Haram

Setelah anak-anak wukuf di Padang Arafah, selanjutnya mereka akan menuju masjidil haram untuk melakukan sholat idul adha dua rakaat.

Pada rakaat pertama sholat idul adha, takbir dilakukan sebanyak 7 kali dengan membaca:

Subhanallah,walhamdulillah, wala ilaha illallah, wallahu akbar, wa la haula wala quwwata illa billahil ‘aliyyil azhîm.

Artinya: “Maha Suci Allah, segala puji bagi-Nya, tiada tuhan selain Dia, Allah Maha Besar, dan tiada daya serta upaya selain berkat pertolongan Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.”

4. Lempar Jumroh

Jumroh sebagai simbol melempar setan yang dijelmakan dalam tiga bagian, yaitu jumrah ula (pertama) atau jumrah sughra, jumrah wustha (tengah), dan jumrah 'aqabah (terakhir).

Imam Ghazali dalam Ihya mengatakan, saat melempar jumrah dianjurkan membaca doa berikut ini

بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ رَجْمًا لِلشَّيَاطِينِ وَرِضًا لِلَّرْحْمَنِ اللَّهُمَّ اجْعَلْ حَجًّا مَبْرُورًا وَسَعْياً مَشْكُورًا

Bismillaahi wallahu akbar, rajman lisysyayaathiini wa ridhan lirrahmaani allhummaj’al hajjan mabruuran wa sa’yan masykuuran.

Artinya: Dengan menyebut nama Allah, Allah Maha Besar. Laknat bagi setan dan keridhaan bagi Allah yang Maha Kasih. Ya Allah, jadikanlah hajiku ini diterima dan sa’iku ini disyukuri.

5. Tawaf 

Tawaf merupakan rangkaian ibadah haji yang dilakukan dengan berjalan mengelilingi ka’bah. Tawaf biasanya dilakukan sebanyak tujuh kali mengelilingi ka’bah.

6. Sai

Sai menjadi salah satu rukun ibadah haji yang wajib dilakukan oleh para jemaah. Sa’I dilakukan dengan berlari-lari kecil dari bukit Safa ke Marwah sebanyak tujuh kali. Saat anak-anak menuju Safa, diusahakan untuk membaca takbir dan juga tahlil.

Setelah dari bukit Safa, perjalanan dilanjutkan ke bukit Marwah sambil berdoa dan berdzikir kepada Allah SWT. Umumnya perjalanan dari bukit Safa ke Marwah dilakukan dengan lari-lari kecil sebanyak tujuh putaran.

Imam Ghazali dalam Ihya Ulumuddin, dianjurkan untuk dibaca ketika menaiki bukit shafa dan marwa saat ibadah haji.

إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ ۖ فَمَنْ حَجَّ الْبَيْتَ أَوِ اعْتَمَرَ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِ أَنْ يَطَّوَّفَ بِهِمَا ۚ وَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَإِنَّ اللَّهَ شَاكِرٌ عَلِيمٌ

Innash shafaa wal marwata min sya’aairillaahi faman hajjal baita aw i’tamara falaa junaaha ‘alaihi an yaththawwafa bihimaa, waman tathawwa’a khairaan fainnallaaha syaakiran ‘aliimaa

Artinya; Sesungguhnya Shafa dan Marwa adalah sebahagian dari syi’ar Allah. Maka barangsiapa yang beribadah haji ke Baitullah atau ber’umrah, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan sa’i antara keduanya. Dan barangsiapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri kebaikan lagi Maha Mengetahui.

7. Tahalul

Tahalul menjadi rangkaian terakhir dari pelaksanaan ibadah haji. Tahalul dilakukan dengan cara memotong rambut sekurang-kurangnya 3 helai.

****

Karena orang tua tidak diperbolehkan untuk hadir di kegiatan manasik haji ini. Saya hanya memperoleh cerita dari Ara. Tetapi jika seluruh rangkaian haji betul-betul Ara lakukan semua, saya bersyukur karena begitu banyak hal yang ia pelajari untuk mengenal islam dan rukunnya yang ke-5.

Ara, sang haji kecil. Semoga haji nya mabrur ya, kak. Dan doa Ara untuk mengajak seluruh keluarga ke Mekkah Allah dengar. Allah undang kita sekeluarga dengan sebaik-baiknya undangan. Aamiin.

Sumber tulisan :

https://tkislamnurulhuda.sch.id › read

Mengenalkan Kegiatan Manasik Haji dalam Islam pada Anak TK

#30haribercerita

#30hbc2311

#day12






Rabu, 11 Januari 2023

10 Tahun Lalu


Jika lorong waktu itu benar ada dan saya memiliki kesempatan untuk kembali. Saya ingin kembali ke masa 10 tahun lalu. Masa dimana kehidupan saya begitu datar, bekerja dan kuliah. Sepulang kerja, malamnya kuliah begitu seterusnya juga kegalauan menemukan jodoh. Hiks. Saya mengimbanginya dengan ikut berorganisasi agar saya tetap bernyawa dan bersemangat.

Rasanya banyak yang ingin saya perbaiki di 10 tahun lalu. Begitu banyak kebaikan yang saya dapatkan tetapi rasa syukur saya masih begitu sedikit. 

♡ Saya ingin memperbaiki sikap disiplin 
10 tahun lalu, tiap sampai kantor. Saya hampir selalu telat dengan berbagai alasan. Tetapi atasan selalu memakluminya. 

♡ Saya ingin memperbaiki rasa tanggungjawab 
10 tahun lalu, ketika jenuh dengan rutinitas kantor. Saya bisa 1-2 minggu tidak masuk kerja. Tetapi kantor juga selalu memakluminya. 
Begitu juga dengan kuliah, saat bosan dan capek. Saya bolos tidak kuliah, saya berjalan-jalan di mall sendiri, ke body spa, ke toko buku atau lainnya. 

Sedikit sekali rasa tanggungjawab saya. Padahal ini pilihan saya. Dan tiap pilihan pasti ada konsekuensi yang diambil. Apa saat itu saya tidak tahu? Tidak paham atau memang masa bodo? 
Mengingat 10 tahun lalu umur saya pun bukan remaja lagi, tetapi kelakuan saya masih seperti remaja labil. 

♡ Saya ingin memperbaiki ibadah 
10 tahun lalu, saya berorganisasi sebagai remaja Islamic Center. Tetapi saya merasa ibadah saya saat itu masih sangat kacau dan banyak galau. Belum lagi masalah hati yang tidak pernah selesai. 

Ternyata banyak sekali yang ingin saya perbaiki. Jika memang ada kesempatan kedua, saya ingin bekerja sungguh-sungguh, melanjutkan kuliah dengan sungguh-sungguh, memiliki banyak tabungan untuk saya pribadi, keluarga dan orangtua. Menjadi manusia yang lebih baik dan manfaat lagi. 

Aaaah.. menuliskan perjalanan 10 tahun lalu membuat mata berkaca-kaca. Hufh. *Tarik nafas panjang. 
Namun ketika 10 tahun lalu semua kisahnya diubah, apa mungkin tetap menghasilkan saya yang sekarang?? 
Perjalanan 10 tahun yang penuh drama dan lika liku kehidupanlah yang membentuk saya saat ini. Saya tidak perlu kembali, saya hanya perlu memperbaikinya dimasa kini. 

#30haribercerita
#30hbc2311
#30hbc10tahunlalu 




Selasa, 10 Januari 2023

Haji Kecil, Part 1


Setiap malam, saya berusaha menyempatkan diri untuk Pillow Talk bersama anak-anak. Berbagi cerita apa saja, seru, menyenangkan, kadang lucu, kadang mengharukan. 

Suatu malam seperti biasa, saat saya dan ara pillow talk sebelum tidur. 
"Doain Ara sukses ya, bunda?"
"Emang sukses apa sih, kak?"
"Sukses bisa ke mekkah berangkat haji ngajak Ayah, Bunda, adek, teteh, abah, nenek, mamah, bapak, semuanya Ara ajak ke Mekkah"
Oh Oke, saya mencoba memahaminya bahwa indikator sukses menurut anak usia 7 tahun ini adalah ketika Ia bisa mengajak seluruh keluarganya pergi ke Mekkah. Doa yang terus ia ulang-ulang sampai hari ini. 
"Aamiin Allahumma Aamiin"
"Semoga Allah ijabah ya, kak." Sahut saya

September 2022, Ara mengadakan peragaan Manasik Haji dari sekolahnya. Sejak hari itu, Ara merasa dirinya sudah berangkat haji. Hehehe. Dan menjadi permulaan doa yang Ara panjatkan terus-menerus agar Ia sukses mengajak keluarganya ke Mekkah. 

Dari manasik haji, Ara banyak belajar tentang rukun islam yang ke-5, apa itu ibadah haji dan bagaimana tata cara pelaksanaannya. Ara antusias sekali mengikutinya, sesampainya dirumah pun ia terus bercerita. Ketika mengetahui bahwa air zam-zam boleh diminum berdiri. Kemudian mencari tahu, Mengapa air zam-zam boleh diminum berdiri? 

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,

أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- زَجَرَ عَنِ الشُّرْبِ قَائِمًا

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sungguh melarang dari minum sambil berdiri” (HR. Muslim no. 2024).

Sedangkan hadits lain menyebutkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam minum air zam-zam sambil berdiri.
Ibnu ‘Abbas radhiyallahu anhuma berkata,

سَقَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ زَمْزَمَ فَشَرِبَ قَائِمًا

Aku memberi minum kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dari air zam-zam, lalu beliau minum sambil berdiri” (HR. Bukhari no. 1637 dan Muslim no. 2027)

Ternyata ada hadits yang menerangkannya. PR saya adalah mencari sumber-sumber lain untuk menguatkan hadits ini. 

Selain itu, Ara juga belajar rukun-rukun haji seperti :

1. Ihram 

Ihram dimulai dengan keadaan suci dan mengenakan pakaian serba putih yang melambangkan kebersihan dan kesucian. Sehari sebelum manasik haji, anak-anak sudah diberi pakaian putih dari sekolah agar bisa langsung dipakai dari rumah. 

*foto sebelum berangkat yang sudah diedit sama Ara sendiri. 

2. Wukuf 

Ibadah wukuf merupakan inti rangkaian ibadah haji. Wukuf adalah berdiam diri di Padang Arafah hingga matahari terbenam, tentunya sambil berdzikir dan berdoa memohon ampunan Allah SWT.

Dari sini, Ara mengenal bacaan talbiyah.

Bacaan talbiyah memiliki makna bahwa telah memenuhi panggilan Allah untuk melakukan ibadah haji. 

لَبَّيْكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ

Labbaika laa syariika laka labbaik

(Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah, tiada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu)

Suatu hari nanti, Ara akan paham betapa bermaknanya bacaan talbiyah ini. *meloow


Lanjut ke Part 2

Referensi sumber :

www.muslim.or.id

Sumber: https://muslim.or.id/24086-apa-dianjurkan-minum-air-zam-zam-sambil-berdiri.html

#30haribercerita

#30hbc2310

#day10



Jurnal Ramadan Day #21

Jurnal Ramadan  Day #21  Alhamdulillah, pekan terakhir anak-anak masuk sekolah. Butuh usaha ekstra ramadan ini sampai anak-anak ...