Senin, 06 April 2020

Diary 30 hari, episode 12


Setelah kemarin meliburkan diri dari semua kegiatan dan ingin berleyeh-leyeh saja. Ternyata untuk waktu 1 hari saja, saya berasa tidak nyaman karena terbiasa aktifitas dan mikir. Hehe

Ahad pagi sudah sangat produktif.
Domestik hampir rampung semua termasuk masak. Hanya berlauk-pauk kan ikan cue goreng, bakwan jagung, lalapan dan sambal. 
Lahap luar biasa. Ini antara lapar atau emang doyan. Hahaha

Akhir pekan yang ke sekian #dirumahsaja kruntelan dengan anak-anak dan Paksu. Bermain, bercerita, mengobrol, membaca buku, bernyanyi, berjoget, mendengarkan musik. 

Semoga Saya dan Paksu terus semangat, kerjasama menjaga dan membersamai Arzazu, berbagi kebahagiaan. 
Semoga #covid19 ini cepat berakhir, bisa main dan jalan-jalan lagi. Menyambut Ramadhan dengan suka cita dan bahagia. Aamiin *sedangturunhujan*ijabahAllah

#hari13
#tantangan30hari
#kelaskepompong
#bundacekatan
#institutibuprofesional



.


Diary 30 hari, episode 11


Ujian akhir pekan ituuu.. 
Pengennya leyeh-leyeh saja, tidak ada to do list, tidak ada jurnal, tidak ada domestik. Libur semua. Hehe. Sampai T30 yang baru saja di review, jangan sampai ada yang rapel  ternyata harus di rapel beberapa hari. *sedih tapi tak berdarah.. hiks

Hari sabtu berkegiatan apakah saya? 
Yup.. rencana hari sabtu, saya dan Ara akan membuat es krim. Karena es krim yang sebelumnya gagal. 

Mencari referensi via facebook, es krim anti gagal bagi pemula yang cara buat dan bahan nya pun mudah. Yuhuuu.. kita buat es krim bembeng saja. Haha. Bahan utama bembeng dan susu, siapkan juga stik es krimnya. 
Yes, mudah sekali. 

Dan beberapa jam kemudian..
Bahan-bahannya habis di cemil Paksu dan Ara. Wkwkwk.. Sangat memudahkan mamak yang lagi mager tak perlu di bikin es krim lagi. *ups

Sore harinya, Kami beberes tanaman. Berhubung belum punya rumah sendiri tetapi berasa milik sendiri. Kami di minta pemilik kontrakan untuk memindahkan semua tanaman, karena mau di pakai untuk menaruh barang yang lain. 

Kami harus merelakan pohon-pohon yang sedang bertumbuh di pangkas semua dan belum tau harus di pindah kemana, mungkin mencari teman yang mau mengadopsi pohon-pohon itu. Ada pohon mangga, jambu, bidara, tin, cerry, kurma, kelor, dan banyak lagi. Semoga ada yang mau mengadopsi. 

Hufh.. saya masih sematkan satisfactory. 
Apakah hari ahad, akhir pekan sesungguhnya bisa lebih baik ? 
Yuk.. capcusss.. 

#hari12
#tantangan30hari
#kelaskepompong
#bundacekatan
#institutibuprofesional





Jumat, 03 April 2020

Diary 30 hari, episode 10


Alhamdulillah, Tantangan 30 hari sudah masuk di hari ke-11. Mari kita review untuk 10 hari pertama dahulu ya.. 

♡ Untuk badge, saya lebih banyak dengan batch Satisfactory. Jurnal harian yang (masih) harus terus diperbaiki tiap harinya, kandang waktu dan to do list yang kadang melenceng dari yang seharusnya. Perbanyak kegiatan positif lagi.. 
♡ Untuk setoran ke pranala tugas, lebih banyak yang di rapel. Hiks
Ini pun harus diperbaiki lagi di hari-hari selanjutnya. Namanya T30 sebisa mungkin diusahakan untuk kirim setoran harian untuk melatih disiplin, konsisten dan komitmen. 

Sepertinya cukup untuk review 10 hari pertama, yang jelas saya harus terus 'Lebih baik' tiap harinya dan makin banyak kegiatan positif yang dilakukan. 

Kemudian...
Apa yang saya lakukan hari Jumat ini ?

Ibu Profesional telah mencanangkan satu program keren untuk #ibulawancorona yang bisa dijalankan semua ibu. Saya, berusaha untuk mengambil bagian disana sebagai pengurus Ibu Profesional Regional Bekasi dan sebagai individu. 
Apa yang saya lakukan sebagai individu dan seorang Ibu? Saya bisa melakukan #Ibubantuibu dan bisa dimulai sekarang juga..

Hal yang saya lakukan pertama kali.
Saya mengedukasi mamah dan kakak, orang terdekat saya. Dimana mamah yang hampir sama halnya dengan saya, tidak mau tahu perkembangan #covid19 ini agar tetap bisa hidup normal. Saya beritahu dengan mengobrol santai, bagaimana cara karantina di rumah, asupan dan amunisi untuk menambah daya tahan tubuh, bagaimana proses penyebaran virus corona, dan lainnya. Semoga mamah bisa menyampaikannya lagi ke orang-orang terdekat di rumah yaitu Bapak, adik laki-laki beserta istrinya. 
Begitupun dengan kakak perempuan saya, dimana dirumahnya juga memiliki 1 orang balita. Semoga bisa saling menjaga dan berpelukan dalam doa. 

Untuk badge hari ini, saya bisa sematkan very good. Walaupun aktifitas belum sempurna dilakukan. 

#hari11
#tantangan30hari
#kelaskepompong
#bundacekatan
#institutibuprofesional


Diary 30 hari, Episode 9


Apa yang dilakukan hari Kamis ini ??
Iyes, Saya dan Pak Suami buka salon dadakan untuk Ara dan kembar ZaZu. Saya mengurus semua kebutuhan kembar dan suami mengurus Ara. 

Hal yang dilakukan, memotong kuku jari tangan dan kaki Triple Arzazu dan membersihkan telinga. Tambahan untuk Ara, yaitu potong rambut. 
Jeng.. jeng.. jeng.. ini dia proses memotong rambut Ara. Hehe

Ayah dan anak yang terus berdebat karena Ara yang tidak bisa diam. Bagaimana hasilnya? Ya.. Lumayanlah untuk seorang pemula. Haha

Selain membuka salon dadakan. Ara dan ayah juga membuat es krim alpukat (bocoran sampai hari ini es krim nya belom jadi, hihi) kemungkinan salah cetakan. Tetapi tidak menyerah, saya sudah masukkan dalam to do list untuk dilakukan hari ini. InsyaAllah. 

Review hari ini :
Kegiatan untuk mengikat bonding hari ini, Cukup menyenangkan. 
Bisa naik badge ke Very Good. Yeeeaaay.. 
Bisa keluar rumah sebentar, walaupun hanya diteras rumah. Bisa masak untuk keluarga, hanya saja tidak aerobic hari ini. 

#hari10
#tantangan30hari
#kelaskepompong
#bundacekatan
#institutibuprofesional 

Rabu, 01 April 2020

Diary 30 hari, episode 8


Tantangan untuk memandikan kembar secara bersamaan, saya belum berhasil. Untuk keadaan tertentu seperti ketika hanya saya orang dewasa yang ada di rumah atau saat memandikan salah satunya kemudian yang satunya lagi merangkak ke kamar mandi. Ini keadaan 'kefefet' yang mengharuskan mandi bersamaan. Hehe
Setiap harinya InsyaAllah terus saya coba, karena ini cukup menghemat waktu dan tenaga. 

Kegiatan hari kemarin (wow.. sudah lompat hari lagi. Bukan hari ini tetapi hari kemarin) adalah beres-beres mainan anak-anak.
Hal utama di liburan #covid19 ini sepertinya beres-beres. Hehe. Setelah beberapa hari lalu konmari lemari pakaian kemudian membereskan teras depan yang penuh dengan barang-barang banjir. Ternyata dari teras depan saja ini terkumpul 2 kantong besar sampah. Hiks. 

Dan (Masih) dilanjutkan dengan beres-beres mainan Ara. Yuhuuuu.. ini kegiatan yang menyenangkan untuk anak-anak. Ara banyak menemukan mainan-mainan lamanya. Alhasil yang dibuang sedikit sekali, lebih banyak yg diambil dan dimainkan Ara lagi. 
Tak apalah.. 

Setelah selesai, saya lanjut mengerjakan yang lain. Anak-anak pun lanjut main dengan ayahnya. Hanya bermodalkan kardus untuk main mobil-mobilan tetapi mereka bisa tertawa gembira. Alhamdulillah ala kulli hal. 

Review :
Tertinggal 2 hari menuliskan nya dalam lembar jurnal harian, saya biarkan kosong.

Selain tulisan harus mulai menyertakan foto. *ini yang sering terlupa, sekian menit untuk mengambil foto kegiatan dan harus mulai dibiasakan. 

Hari kemarin cukup menyenangkan tetapi saya belum mengubah badge saya dari Satisfactory. Ternyata untuk naik badge dan menilai diri sendiri pun saya masih perfeksionis. Hiks

Semoga kegiatan hari ini lebih membahagiakan dan saya bisa naik badge. 

#hari9
#tantangan30hari
#kelaskepompong
#bundacekatan
#institutibuprofesional


Diary 30 hari, Episode 7


Wow.. jam 02.30 pagi.
Hampir pagi dan saya masih bergelut dengan draft T30. Hehe. Semoga rampung dan bisa mengejar hari yang tertinggal. 

Ketika mulai menuliskan kegiatan harian dalam T30 ini, hari-hari saya jadi lebih menakjubkan. Sebetulnya, di tinggal berpergian dan hanya berempat dengan para bocah piyik di rumah itu sesuatu yang biasa. 
Setiap Paksu kerja pun saya hanya berempat di rumah, tetapi hari ini sangat beda. 

Pagi hari, Ara yang sudah minta makan dan saya yang sudah bertekad untuk terus memasak. Kemudian kembar yang sudah terbangun sebelum saya selesai domestik.. wooow.. Amazing.

Anehnya saya tidak tergoda untuk membeli lauk yang sudah matang saja, ini prestasi sekali. Hihi. Saya pun masak dengan 3 balita ini, masak yang tidak seberapa tetapi perabotan didapur jadi harus turun semua karena dibuat main. Ya.. senyumin saja. 
Beres masak, sarapan kemudian mandi. 

Kembar saya mandikan bersamaan. ini pertama kali saya lakukan secara sadar dan sukarela. Biasanya, saya selalu kesulitan kalau harus memegang dan memandikan 2 sekaligus tetapi ini cukup menghemat waktu. Prestasi lagi buat saya.
Apa bisa saya coba lagi dihari berikutnya? Yes, kita coba tantangan baru ini. 

Review hari ini :
Selain hal-hal yang saya tuliskan diatas, akhirnya hari ini saya berhasil menyeselesaikan bantai dengan isian baju yang sudah tidak layak pakai. *mohon dimaklumi jahitan tangan nya yang amburadul.. hihi

Paksu yang membantu membereskan teras depan yang penuh dengan barang-barang sisa banjir. Juga tentunya memasak, masakan yang bagi orang lain pasti sangat mudah tetapi tidak berlaku untuk saya. Hehe

Saya (masih) menyematkan badge Satisfactory karena sore harinya masih ada marah, ketika Adek dan Ara diajak main k rumah tetangga.

#hari8
#tantangan30hari
#kelaskepompong
#bundacekatan
#institutibuprofesional

Diary 30 hari, episode 6

Sudah terlewat 2 hari untuk T30 berasa semua sudah memenuhi isi kepala hanya belum sempat untuk dituliskan. 

Senin malam, saya menemukan banyak hikmah dari orang terdekat saya. Makasih ya Pak Suami.. karena 1 hal pikiran saya jadi lebih terbuka. 

Pekan ini, memasuki pekan kedua puasa kelas kepompong dimulai dan saya melanjutkan puasa saya di pekan lalu yaitu untuk menambah jam terbang memasak. 
Hari senin, saya begitu bersemangat memasak. Rencana masak pagi dan sore hari tercapai, hanya saja Pak Suami dan Ara masih membeli makanan diluar. Ini cukup membuat saya kecewa, Seperti mematikan semangat saya yang sedang belajar memasak untuk keluarga. 

Kemudian saya sampaikan rasa kecewa itu ke Pak Suami. Beliau pun mengungkapkan semua rasa yang tidak pernah disampaikan ke saya, bagaimana ketika saya minta di belikan sesuatu tetapi hanya sedikit dimakan, atau saya yang tidur lebih dahulu padahal Paksu ingin makan bersama atau makanan yang sudah di beli tidak saya makan dan banyak ungkapan lainnya.
Hiks.. makjleb betapa saya sangat bersalah. 
Rasa kecewa yang saya alami hanya secuil saja dari apa yang Paksu rasakan.

Bebenah lagi, banyak intropeksi diri. 
Mungkin banyak hal lain yang tidak diungkapkan hanya untuk menjaga perasaan saya. Maafkan istrimu ini ya Pak.. 

Selalu ada hikmah ketika sesuatu terjadi. 
Semoga makin banyak hikmah yang diperoleh di hari-hari kedepan. 

Review hari ini :
Diary harian sudah berjalan 7 hari. Alhamdulillah kebiasaan baik mulai rutin dilakukan, yang masih dibutuhkan kreatifitas untuk membersamai triple Arzazu di rumah. 
Saya sematkan badge Satisfactory untuk hari ini karena masih ada marah ke Paksu dan Ara. 
#hari7
#tantangan30hari
#kelaskepompong
#bundacekatan
#institutibuprofesional



Jurnal Ramadan Day #21

Jurnal Ramadan  Day #21  Alhamdulillah, pekan terakhir anak-anak masuk sekolah. Butuh usaha ekstra ramadan ini sampai anak-anak ...