Sabtu, 11 April 2020

Diary 30 hari, Episode 18


Apa tagline hari ini yang saya tuliskan di akhir paragraf kemarin ? ^_^
Iyes, untuk akhir pekan yang luar biasa. Ternyata hari ini B saja, tidak ada yang special. Tambahan untuk hari ini, menengok saudara yang istrinya baru melahirkan dan Triple Arzazu yang tidak tidur siang hari ini. 
Huhuhu *sedih tapi tak berdarah

Ketika Ara dan kembar tidak tidur siang itu menjadi 'sesuatu' sekali untuk saya. Dimana saya tidak bisa ikut tidur untuk beberapa menit dan tidak bisa me time. Waktu subuh sampai waktu dzuhur powerfull, lepas waktu dzuhur energi saya terus terkuras habis. Berasa ingin mengibarkan bendera putih. Hehehe

Oke, dibanding mengeluh lebih baik re-framing terus-menerus. Alhamdulillah, mereka sehat, senang main, senang bercanda, senang makan dan senang menghibur bunda. 
Harapan selalu ada, semoga esok lebih baik dari hari ini.

Mari kita review =>
Harus rutinkan lagi senam paginya,
Perbaiki aktifitas sebelum tidur,
Dan banyakin minum. *ini yang masih sering kelupaan. 

#Hari19
#Tantangan30hari
#Kelaskepompong
#Bundacekatan
#Institutibuprofesional

Jumat, 10 April 2020

Diary 30 hari, episode 17


Hari ini, saya merasa berada di kehidupan normal untuk beberapa jam saja. Mengobrol, tertawa, bertemu keluarga. Sejenak lupa akan hiruk pikuk pandemi dan masa PSBB ini.

Adik ipar, milad hari ini. Berhubung adik dan istrinya masih tinggal bebarengan dengan orang tua saya. Maka mamah mengundang anak-anaknya untuk makan bersama. Sebenarnya tidak diperbolehkan ya, masih harus di #rumahsaja tetapi apalah daya rasa rindu untuk berbagi cerita itu tarikan nya lebih kuat. Dan berkumpul yang tidak lebih dari 3 jam itu, cukup mengembalikan energi. 
Hehehe

Alhamdulillah, hari yang damai untuk jiwa yang mulai bosan dirumah. Hiks. Siapkan energi untuk menyambut akhir pekan yang luar biasa. Insya Allah. ♡♡

#hari18
#tantangan30hari
#kelaskepompong
#bundacekatan
#institutibuprofesional




Kamis, 09 April 2020

Diary 30 hari, episode 16


Hampir 3 pekan di #rumahsaja, alhamdulillah saya merasa si Sulung Ara lebih terkontrol. 
Biasanya Kami ke rumah neneknya dan itu jadi liburan yang cukup panjang bisa 1 minggu bahkan 2 mingguan, di neneknya pun lebih banyak orang dibanding di rumah.
Ara dan kembar yang bisa lebih manja, kelakuannya pun lebih ajaib. Saya bisa lebih santai tetapi minus nya dengan santai itu saya berasa kurang produktif, terlalu banyak leyeh-leyeh nya. 

Ketika #dirumahsaja, banyak peningkatan di kemandirian Ara. Sekarang Ia sudah bisa mandi sendiri, walau terkadang masih minta saya mandikan. Pakai baju sendiri (ini nunggu nya bisa sambil ngetes kesabaran). Bisa dimintakan tolong untuk main dan menjaga kembar. Juga emosinya lebih terkendali, meminta maaf dan berterima kasih. Masya Allah.. Tabarakallah. ♡ ♡♡

Dan malam ini, apresiasi tertinggi untuk 3 malaikat kecil saya. Ketika saya harus memandu Kuliah Whatsapp mengharuskan memegang handphone untuk 2-3 jam. 
Tetapi mereka sangat kondusif. Kerjasama nya baik sekali. Loveee banget nak.. 
Teteh, si tengah, bobok paling pertama.
Adek, si bontot, sehabis pup langsung bobok tanpa nyusu lagi.
Kaka Ara, si sulung, menunggu bundanya selesai. Main sendiri, nonton sebentar kemudian tertidur. 
Sehat terus ya bayik-bayik bunda. *peluuuuk.. 

Ketika pandemi ini berakhir, saya berharap akhlak, kepribadian, kemandirian anak-anak akan makin baik dimanapun mereka berada bukan di rumah saja. 

#hari17
#tantangan30hari
#kelaskepompong
#bundacekatan
#institutibuprofesional

Diary 30 hari, episode 15


Hari Rabu, berasa domestik lama sekali. Hiks
Apa saya terlalu lama di dapur? 

Memang, biasanya dzuhur saya jadikan batasan untuk pindah ke aktifitas yang lain. Pagi hari, saya fokuskan untuk domestik, membersamai Ara dan diri sendiri. 
Itu pun selalu yang saya tuangkan dalam jurnal harian. Hanya perlu konsisten, konsisten, konsisten. 

Apa saja kegiatannya ?
 ♡ Domestik 
Cuci piring 1 kali sehari, maksimal 2 kali
Cuci baju 2 kali seminggu, maksimal 3 kali
Menyapu dan mengepel, tiap hari
Memasak, tiap hari (ini yang saya jadikan jurnal puasa)
Beberes rumah dan mainan, berkali-kali sehari. Haha
Selebihnya tergantung kebutuhan, jika dirasa perlu dibersihkan atau dibereskan. Dilakukan segera. 

♡ Membersamai Ara
Pagi hari s.d dzuhur
Mandiin Ara dan kembar, sarapan bersama dan menyuapi kembar.
Aktifitas senam bareng, menghafal doa, hijaiyah, angka, huruf (ini masih semaunya Ara, tidak diharuskan) ditambah jadwal main yang sudah dibuat. 1-2 jam saya harus fokus menemani Ara bermain. Jika saya ada kerjaan, saya harus izin terlebih dahulu ke Ara. 

♡ Diri Sendiri
Aerobic, zikir pagi, tilawah, baca buku, bisa menikmati mandi, bisa menikmati makan, minum jamu, bisa menikmati teh hangat. 
Aktifitas-aktifitas ini, cukup membuat saya bersemangat dan bahagia. Karena terkadang mandi dan makan terburu-buru, tidak bisa menikmati teh selagi panas. Hiks

Yes, alhamdulillah.
Untuk aktifitas pagi hari, akhirnya saya punya standar yang harus dipegang. Perjalanan 15 hari membuat jurnal, membantu saya untuk mengelola waktu sesuai dengan fokus saya yaitu manajemen waktu. 

Tinggal meneruskan untuk memanage waktu di siang hari, sore dan malam. Semangaaat.. 
Semoga dipermudah. Aamiin. 

#hari16
#tantangan30hari
#kelaskepompong
#bundacekatan
#institutibuprofesional


Diary 30 hari, episode 14


Alhamdulillah, sudah setengah perjalanan dalam T30. Ternyata masih kesulitan untuk konsisten menulis tiap hari, semangat yang masih naik turun. 

Di tengah kepala yang lagi kliyengan, memaksakan diri untuk menulis khawatir makin hari rapelan kian banyak. Mencoba mengingat dan mengulang memori, apa yang saya kerjakan hari Selasa lalu? 

Yup, ketemu.
Kemarin, saya dan Ara membuat jadwal harian. Jadwal jajan harian, jadwal main bebas dan jadwal aktifitas (ini masih tentative) saya perlu mencari banyak referensi, menyiapkan tenaga dan stok sabar.

Apa saja isinya?
Berhubung tulisan nya sudah di gunting kecil-kecil oleh Ara, hehe. jadi saya pindahkan ke aplikasi sebagai pengingat harian. 
Jeng.. jeng.. jeng..
Inilah dia jadwalnya.. 
Jadwal yang saya buat bersama dan disepakati bersama, berlaku dihari itu juga. 

Alhamdulillah, main dan jajan nya jadi lebih teratur. Jadwal main itu 2 jam sebelum waktu dzuhur, saya harus fokus menemani Ara main sesuai dengan harinya. Sangat receh tetapi ternyata sangat membuat Ara senang.

Begitu pun dengan jajanan. 
Punya permen, coklat, chiki di rumah tetapi bukannya jadwalnya jajan itu, Ara sudah bisa menahan untuk tidak memakannya. 
Masya Allah.. Semoga ini bisa terus bertahan. Aamiin

#hari15
#tantangan30hari
#kelaskepompong
#bundacekatan
#institutibuprofesional



Senin, 06 April 2020

Menambah Jam Terbang di Dapur


Memasuki jurnal puasa Tahap 2.
Saya belum move on ke ranah yang lain.(Masih) bertahan untuk menambah jam terbang di dapur. 

Untuk penilaian pekan ini hampir sama dengan pekan yang lalu. 
Badge Excellent => Jika saya bisa memasak pagi sore dan masakan tersebut habis.
Badge Very Good => Jika saya bisa memasak
Pagi sore dan masih ada makanan yang tersisa. 
Badge Satisfactory => Jika saya hanya sekali masak dalam sehari atau jika kegiatan masak memasak saya dibantu oleh Pak Suami. 
Badge Need Empovement => Jika saya tidak masak sama sekali dan membeli lauk matang di luaran. 

Inilah hasil puasa saya pekan ini. Alhamdulillah, pekan ini beberapa dihiasi dengan badge very good. Untuk seorang saya yang baru 'main' ke dapur ini cukup membahagiakan. 

Selain itu, Saya merasa mulai melek dengan perdapuran. Mulai main ke aplikasi-aplikasi masak, baca-baca via google tentang permasakan : apa itu bumbu merah, kuning dan putih, resep masakan, dan semua yang berbau dapur. *Padahal sebelumnya pernah ikut kuliah whatsapp nya tetapi hidayah belum sampai waktu itu. Hehe
Saya juga mulai memikirkan menu harian, foodpreparation, dan anggaran belanja.
Padahal sebelumnya saya hanya perlu hubungi catering sebelah. Haha

Total 3 pekan menambah jam terbang di dapur karena saya sudah mulai lebih dahulu 1 pekan kemudian ditambah 2 pekan untuk jurnal puasa. Apresiasi untuk diri saya sendiri, ditengah keriweuhan mengurus kembar dan Ara, saya masih berusaha untuk mengubah kebiasaan saya ke arah yang lebih baik. Good job, my self.. 

Pekan depan saya akan move on ke ranah yang lain untuk jurnal puasa. Permasakan ini akan terus saya lanjutkan, walau tidak dibagikan dalam bentuk tulisan seperti ini. Insya Allah tetap menyediakan makanan untuk keluarga hasil 'masak sendiri'. Bismillah.. 

#puasatahap2
#jurnalpuasa
#kelaskepompong
#bundacekatan
#institutibuprofesional

Diary 30 hari, episode 13


Yuhuuuuu.. 
Hari ini sekeluarga bangun kesiangan. Sampai anak-anak pun yang terbiasa bangun menjelang subuh ikut kesiangan. 

Walaupun kesiangan mamak harus tetap waras, kerjakan semua dengan tenang, senang, dan bahagia. Alhamdulillah, domestik pun berjalan dengan lancar. Hanya saja, saya tidak bisa memasak hari ini karena kehabisan stok sayur dikulkas. Belum belanja mingguan ditambah abang sayur yang tak lewat beberapa hari ini. 

Dan memang memulai itu gampang, yang sulit itu konsisten menjalaninya. Seperti beberapa hari ini, saya yang sudah melewatkan senam pagi bersama Ara. 
Juga harus mulai memikirkan lagi, kegiatan apa yang bisa dilakukan dengan Pak Suami dan Triple Arzazu di rumah. Jangan sampai hari-hari terlewat begitu saja tanpa makna. 

Jadilah, semua saya masukkan dalam rencana pekan ini seperti menyusun menu, belanja mingguan, kegiatan dirumah selama seminggu juga ibadah yang harus terus ditingkatkan. Semoga bisa terrealisasi dengan indah. Untuk hari ini B aja, satisfactory masih setia menemani. 

#hari14
#tantangan30hari
#kelaskepompong
#bundacekatan
#institutibuprofesional

Jurnal Ramadan Day #21

Jurnal Ramadan  Day #21  Alhamdulillah, pekan terakhir anak-anak masuk sekolah. Butuh usaha ekstra ramadan ini sampai anak-anak ...